Jumat, 11 Maret 2011

Pemanfaatan Barang Bekas (botol aqua, pipet, kayu, tripleks dan kertas) menjadi miniatur pohon kelapa)


KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah Rabbil Alamin, kata terindah sebagai ungkapan rasa syukur penulis atas petunjuk dan rahmat Allah SWT, sehingga penulis mampu menyelesaikan Karya Ilmiah Remaja (KIR) ini. Pembuatan/penulisan ini kami laksanakan dari tanggal 11 Oktober sampai 23 November 2010.
Kesempurnaan hanyalah milik yang Maha Sempurnah, Allah SWT, oleh karena itu Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan karya ilmiah (KIR) ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritikan dan saran yang bersifat membangun sangatlah penulis perlukan demi kesempurnaan penulisan Karya Ilmiah (KIR) ini.
Penulis menyadari pula bahwa dalam penyusunan Karya Ilmiah (KIR) tidak terlepas dari dukungan, bimbingan dan bantuan dari semua pihak. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada yang terhormat :
1.         Orang tua kami yang senantiasa memberi dukungan moral maupun materi kepada kami.
2.         Drs. Abbas Pandi sebagai Kepala SMA Negeri 12 Makassar.
3.         Dra. Herlina Sulaiman selaku guru pembimbing dalam penulisan Karya Ilmiah (KIR) ini.
4.         Teman-teman yang telah banyak memberikan masukan dalam menyusun karya ilmiah (KIR) ini, dan
5.         Semua pihak yang bersedia kami wawancarai guna meminta pendapat dan sarannya dalam menyusun karya ilmiah ini.

Dan akhirnya kepada Allah jualah penulis memohon balasan yang berlipat ganda, semoga Karya Ilmiah (KIR) ini dapat berguna dalam perkembangangan kreativitas dan peningkatan aktivitas bagi kita semua.

Makassar, 23 November 2010


     Penulis














LEMBAR PENGESAHAN


Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama  : Dra. Herlina Sulaiman
Jabatan : Guru KIR SMA Negeri 12 Makassar

Menerangkan bahwa:
Kelompok 1, yang beranggotakan:
·         Nur Asyia Arifuddin
·         Mardiana Mardin
·         Mayshara Sarjan

Menyatakan bahwa, siswi-siswi tersebut telah menyusun karya tulis ilmiah pada pelajaran KIR dengan judul “Pemanfaatan Barang Bekas (botol aqua, pipet, kayu, tripleks dan kertas) menjadi miniatur pohon kelapa)
Makalah karya tulis ilmiah tersebut telah disahkan dan telah mendapat persetujuan dari guru mata pelajaran.

Demikian pengesahan ini dibuat untuk dapat digunakan semestinya.

Makassar, 23 November 2010

Mengetahui                                                       Mengesahkan
Kepala sekolah                                              Guru mata pelajaran



      Drs. Abbas Pandi,M.A                                     Dra. Herlina Sulaiman
  NIP. 1951231 198033 1 231                     NIP.19621018 198603 2 012
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL……………………………………….......……………….....             i
KATA PENGANTAR ……………………………………………………...……..            iii
HALAMAN PENGESAHAN.…………………………………………….............             v        
DAFTAR ISI..……………………………………………………………………...             vi
BAB I PENDAHULUAN..…………………………………………...……………           1
A.    Latar Belakang………………………………………………..………...              1
B.     Rumusan Masalah……………………………………………………....              1
C.     Tujuan penelitian………………………………………………………..              2
D.    Manfaat Penelitian…………………………………………………...              2
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR…………………….              3
A.    Kajian Pustaka………………………………..........................................              3
1.      Pengertian barang bekas………………………………………….....              3
2.      Manfaat barang bekas……………………………………..………..              4
3.   Jenis-jenis barang bekas……………………………...……………..               5
a. Botol aqua plastic…………………………...……………………              5
b. Pipet……………………………...……………………………….             7
c. Limbah kayu……………………………...………………………              7
d. Tripleks…………………………………..………………………               7
e. Kertas………………………………..…………………………...              7
4.   Pengertian miniature…………………………..……………………               7
5.   Macam-macam miniature…………………………...………………              8
6.   Keuntungan miniature ……………………………………...………              9
B. Kerangka Pikir…………………………………...………………………              10
BAB III METODE PENELITIAN……..………………………..……………….             11
A.    Materi Penelitian………………………..………………………………              11
B.     Metode Penelitian……………………………………………………….             11
C.     Metode Pengambilan Sampel……………………………….…………..              12
D.    Teknik Pengumpulan Data……………………………...………………              13
E.     Populasi dan Sampel…………………………………...……………….              13
F.      Waktu Dan Lokasi Pembuatan……………………………...…………..              15



BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN………………………………………....              16
A.    Hasil………………………………………………………………….....              16
B.     Pembahasan…………………………………………………………….               20
BAB V PENUTUP…...……………………………..……………………………..              21
Kesimpulan…………………..……………………………………………..               21
Saran…………………...……………………………………………………              21
DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................             24
LAMPIRAN..............................................................................................................             25
BIODATA PENELITI………………………………..…………………………...             26








BAB 1
PENDAHULUAN


A.   Latar Belakang
            Indonesia merupakan salah satu Negara yang menghasilkan banyak produk yang diantaranya produk makanan, barang-barang elektronik, dll. Sehingga banyak bekas-bekas produk tersebut yang berserakan dan dapat merusak lingkungan kita. Bahwa perkembangan sampah-sampah tersebut di atas dari tahun ke tahun semakin meningkat yang pengolahannya perlu perhatian yang serius.
Sampah-sampah tersebut, dapat dikategorikan menjadi 2 kelompok, yaitu sampah organic dan sampah nonorganic.
Sampah organic adalah sampah yang dapat terurai dengan sendirinya misalnya, sisa-sisa tumbuhan dan hewan. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang tidak dapat terurai. misalnya plastic,kaca, kaleng, dll. Maka sampah-sampah tersebut kami akan memanfaatkan menjadi bahan-bahan yang berguna.
            Pada proses pembuatan karya ilmiah ini, tentulah tidak terlepas dari factor-faktor yang mempengaruhinya, salah satu factor yang mempengaruhinya adalah barang bekas terutama botol aqua bekas.  Botol aqua bekas  sangat brperan penting dalam pembuatan karya ilmiah ini, selain itu, pembuatan karya ilmiah ini sangat berpengaruh dalam mengurangi sampah yang ada di lingkungan kitabaik yang muda di daur ulang maupun yang sulit di daur ulang.
            Dengan alas an itu, kami megambil judul “ Pemanfaatan barang bekas (botol aqua bekas, tripleks, pipet, dan kayu) menjadi miniature pohon kelapa “.
            Walaupun karya ilmiah ini telah di  buat oleh orang lain, namun kami berbeda dengan produk akhir dan mereka membut miniatur kapal sedangkan kami membuat miniature pohon kelapa.

B.   Rumusan Masalah
1.      Apakah barang bekas seperti botol aqua, pipet, kayu, tripleks dapat dijadikan miniature pohon kelapa?
2.      Bagaimana cara pembuatan miniature pohon kelapa?
3.      Apakah miniature pohon kelapa bermanfaat bagi lingkungan?

C.   Tujuan Penelitian
1.      Untuk mengetahui barang bekas seperti botol aqua, pipet, kayu, tripleks dapat dijadikan miniature pohon kelapa.
2.      Untuk mengetahui cara pembuatan miniatur pohon kelapa.
3.      Untuk mengetahui manfaat miniature pohon kelapa bagi lingkungan.

D.   Manfaat Penelitian
1.      Bagi lingkungan
-          Dapat mengurangi sampah yang ada di lingkungan
-          Menambah nilai pendapatan/ekonomi.
-          Alternative bagi masyarakat untuk membuka lapangan pekerjaan.
2.      Bagi Penulis/siswa
-          Melatih kepedulian terhadap lingkungan sekitar
-          Melatih penulis untuk membuat karya ilmiah

3.      Bagi sekolah
-          Sekolah menjadi bersih bebas dari sampah nonorganic.
-          Siswa di sekolah tersebut terlatih untuk mengadakan penelitian.
-          Meningkatkan tingkat kreativitas siswa di sekolah tersebut.



















BAB II
KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR


A.   Kajian Pustaka
1.      Pengertian Barang bekas
Arti barang bekas menurut kamus besar bahasa Indonesia yaitu suatu barang yang tidak dapat dipergunakan lagi baik sisa-sisa dari rumah tangga maupun sisa-sisa dari pabrik.
2.      Manfaat barang bekas
a. Memanfaatkan Botol Air Mineral Bekas
Botol air mineral (satu liter) bekas dapat dimanfaatkan sebagai tempat mangkok jika hendak dibawa bepergian maupun berkemah. Caranya, cuci hingga bersih botol plastik, kemudian potong bagian atasnya sebanyak 1/4 bagian dari total pa`njangnya. Buat sayatan vertikal mulai dari atas hingga menyisakan 1/4 tinggi botol. Untuk tempat mengikat tali, lubangi bagian atas botol dengan pisau, kemudian ikat dengan tali sebanyak dua baris. Botol mangkok pun siap digunakan. Kita juga bisa berkreasi layaknya pembantu professional ala yayasan baby sitter.
b. Membuat Tempat Benang dari Celengan Bekas
Celengan yang sudah tidak terpakai dapat digunakan sebagai pemberat agar tidak terbang kemanamana. Selain itu, bisa juga digunakan sebagai tempat benang jahit. Tempatkan gulungan benang di dalam celengan, kemudian julurkan ujung benang keluar melalui lubang yang biasa digunakan untuk memasukkan uang. Selain praktis, tempat benang pun unik dan rapi.
c. Minyak Kelapa Bekas untuk Pelumas
Minyak kelapa bekas biasanya langsung dibuang oleh ibu rumah tangga. Namun, sebenarnya masih dapat dimanfaatkan sebagai pelumas untuk engsel pintu yang berderit atau rantai sepeda. Caranya, oleskan minyak kelapa pada engsel yang berderit atau rantai. Pintu akan aman dari derit dan minyak kelapa tidak banyak terbuang percuma.
d. Lapisan Buku Anti Air
Buku yang terkena air akan berubah penampilannya. Apalagi buku itu buku kesayangan. Agar terlindungi dari air, ada beberapa cara dapat dilakukan pada buku. Salah satunya adalah dengan menggosokkan lilin ke bagian pinggir buku sampai mengilap dan terlapis dengan baik oleh lilin. Buku Anda punakan terlindung dari air.
e. Manfaat Gelas Air Meneral
Ada cara murah dan praktis untuk menghiasi lingkungan rumah dalam rangka menyambut HUT Rl. Caranya, kumpulkan gelas air mineral bekas. Selanjutnya, kupas tutupnya dan cuci hingga bersih. Cat gelas tersebut mulai dari bawah dengan warna merah dan putih yang seimbang, lalu keringkan di tempat terbuka. Setelah kering, lubangi bagian bawah gelas, lalu rangkaikan masing-masing botol dengan tali kain atau tali semen.
f. Penghias & Pengharum Meja dari Botol Mungil
Botol mungil yang memiliki aneka warna dan aneka bentuk dapat langsung dimanfaatkan sebagai pajangan atau penghias meja dengan cara diletakkan begitu saja. Selain itu, dapat juga diisi kapur barus yang dihaluskan atau pewangi ruangan yang dipotong kecil-kecil. Selain ruangan akan semakin manis dengan hadirnya botol mungil, aroma ruangan pun akan wangi. Ini juga bisa menjadi tempat hiasan bunga.
g. Manfaat Botol Parfum Bekas sebagai Pengharum Ruangan
Botol-botol bekas parfum yang berbentuk cantik dapat dimanfaatkan sebagai penghias ruangan. Membersihkannya bisa juga dengan menggunakan air dari pemanas air wika agar bersih. Karena air panas mampu mengangkat kotoran yang melekat di sana. Caranya, bersihkan botol, kemudian isi kembali dengan pelembut atau pengharum ruangan yang di potong kecil-kecil. Biarkan botol terbuka dan susun botol-botol mungil tersebut dalam wadah yang cantik. Hanya saja, paling tidak selama satu bulan sekali Anda harus menggantinya agar bau yang dihasilkan tetap segar.
3.                  Jenis-jenis barang bekas
-          Botol aqua plastic
Botol-botol plastik sampah bisa diurai untuk membuat bola-bola karbon yang sangat kuat, yang bisa digunakan dalam pelumas.
Vilas Pol dari Bar-Ilan University, Ramat-Gan, Israel, dan rekan-rekannya menghasilkan mikrosfer karbon yang kuat dari PET (polietilen tereftalat) sampah. Mereka memanaskannya botol cola bekas pakai pada suhu 700oC selama tiga jam dalam sebuah reaktor tertutup.
Botol bekas minuman yang memiliki bentuk unik dan menarik dapat dipajang sebagai aksesori ruang dengan berbagai gaya dan warna hingga pantas menjadi benda pajangan. Botol bekas yang memiliki bentuk yang unik dapat dijadikan vas bunga atau botol hias saja. Dengan diisi berbagai pasir warna, botol pun akan terlihat semakin unik.


-          Pipet .
Pipet  dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan hiasan rumah seperti taplak meja, tirai dll.
-          Limbah Kayu
Limbah potongan kayu mirip buah yang diparut kasar. Limbah ini biasanya banyak terdapat di tukang kayu dan sering dibuang begitu saja. Padahal limbah ini memiliki manfaat sebagai bahan dasar kerajinan untuk menghias rumah. Salah satu contoh, rekatkan limbah kayu tersebut ke karton yang sudah Anda bentuk menjadi bingkai menggunakan lem kayu, sehingga menjadi sebuah bingkai yang cantik.
-           Tripleks dapat dimanfaatkan menjadi dinding sebuah rumah.
-          Sampah kertas
Sampah kertas bisa dikumpulkan menjadi satu bagian yang dipisahkan dari sampah lainnya. Entah selanjutnya dibuang ke tempat sampah atau ke tukang loak, minimal kita sudah memudahkan lagkah pengelola sampah untuk melakukan pengolahan tingkat lanjut. Bisa juga kumpulan sampah-sampah kertas bisa dibuat menjadi berbagai macam jenis kerajinan tangan, seperti kertas daur ulang dan patung.
4.      Pengertian miniatur
Arti miniature menurut kamus besar bahasa Indonesia yaitu tiruan sesuatu dalam ukuran yang sangan diperkecil.


5.      Macam-macam miniatur

                                  gambar 1: miniatur kapal

 
                                     gambar 2: miniature becak aceh
                                     gambar 3: miniatur kuda
                                     gambar 4: miniature jeep

   
        Gambar 5: miniature gitar
Dari banyaknya contoh miniatur yang ada diatas, kami mengambil miniatur pohon kelapa.
          
6.      Keuntungan  miniature
Hasil miniatur dapat dijual ke pasaran, dan sebagai penambah interior di rumah.

 


B.     KERANGKA PIKIR
PEMANFAATAN BARANG BEKAS (BOTOL AQUA, PLASTIK, KAYU, TRIPLEKS, PIPET) MENJADI MINIATUR POHON KELAPA.

 


 



           
VARIABEL
 
      
Variabel Bebas
-          PISAU
-          GERGAJI
-          LEM
-          KERTAS
-           
Variabel Terikat

Pohon Kelapa
Variabel Kontrol
-          Botol Aqua Bekas
-          Triplek
-          Kayu
-          - kertas
-           
-          Pipet
-           
 


                                                                          
HIPOTESIS
Hi : jika barang bekas dimanfaatkan (kain bekas), maka dapat dijadikan miniature Pohon Kelapa
Ho : barang bekas tidak dapat dimanfaatkan menjadi miniature Pohon Kelapa
 





PERCOBAAN
                                                                             
ANALISIS DATA
KESIMPULAN/HASIL
 



BAB III
METODE PENELITIAN

A.   MATERI PENELITIAN

Materi penelitian berisi uraian tentang alat dan bahan yang di pakai, serta kegunaannya.

NO
 ALAT DAN BAHAN
KEGUNAAN
1
Kayu
Dijadikan bahan yang digunakan untuk membuat batang pohon kelapa
2
botol aqua
Dijadikan bahan yang digunakan untuk membuat daun pohon kelapa
3
Tripleks
Dijadikan sebagai pengalas miniatur pohon kelapa
4
Pipet
Untuk menbuat pucuk daun pohon kelapa
5
Kertas
Dijadikan sebagai rumput

B.   METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Deskriptif adalah salah satu metode penelitian dengan cara observasi yaitu mengambil dan melihat langsung dari internet dan memberikan fakta secara aktual dan konteksual yaitu melihat di internet bahwa pemanfaatan ini pernah di lakukan.  




C.    METODE PENGAMBILAN SAMPEL

.    Sampah Anorganik, yaitu sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng, kayu, dan sebagainya. Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual untuk dijadikan produk lainnya.  Beberapa sampah anorganik yang dapat dijual adalah plastik wadah pembungkus makanan, botol dan gelas bekas minuman, kaleng, kaca, dan kertas, baik kertas koran, HVS, maupun karton;
     Pemanfaatan sampah anorganik, baik secara langsung maupun tidak langsung. 
Pemanfaatan kembali secara langsung, misalnya pembuatan kerajinan yang berbahan baku dari barang bekas, atau kertas daur ulang.  Sedangkan pemanfaatan kembali secara tidak langsung, misalnya menjual barang bekas seperti kertas, plastik, kaleng, koran bekas, botol, gelas dan botol air minum dalam kemasan.
       sampah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan melalui proses yang cukup lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol kaca, botol plastik, tas plastik, dan kaleng. Kertas, koran, dan karton merupakan pengecualian.
      Kami mengambil sampel yaitu sampah anorganik (kayu, triplek, botol aqua dan pipet) sebagai bahan kerajinan.



D.   TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Teknik pengumpulan data adalah sebagai berikut :
·         Data yang di ambil yaitu dari internet, buku, dan informasi masyarakat.
·         Kumpulkan botol aqua bekas,kayu, tripleks, kemudian buatlah bahan-bahan tersebut menjadi suatu miniatur.
·         Kumpulkan semua materi penelitian (sampel) yang di temukan.
·         Simpan sampel untuk analisis lebih lanjut.

E.    POPULASI DAN SAMPEL
-         Sampah organik sendiri dibagi menjadi dua :
Sampah organik basah.
Istilah sampah organik
basah dimaksudkan sampah mempunyai kandungan air yang cukup tinggi. Contohnya sisa-sisa makanan.
Sampah organik kering.
Sementara bahan yang termasuk sampah organik kering adalah bahan organik lain yang kandungan airnya kecil. Contoh sampah organik kering di antaranya
kertas, dan dedaunan kering.

-          Sampah Anorganik
Sampah anorganik tidak dapat terdegradasi secara alami. Dengan kreativitas, sampah ini bisa didaur ulang untuk beragam kebutuhan. Ada beberapa sampah yang bisa dimanfaatkan:
Sampah kertas
Sampah kertas bisa dikumpulkan menjadi satu bagian yang dipisahkan dari sampah lainnya. Entah selanjutnya dibuang ke tempat sampah atau dijual ke tukang loak, minimal kita sudah memudahkan langkah para pengelola sampah untuk melakukan pengolahan tingkat lanjut. Kumpulan sampah kertas bisa dibuat berbagai macam jenis kerajinan tangan, seperti topeng, patung, dan kertas daur ulang. Nilai jual sampah kertas daur ulang jauh lebih tinggi dari sekadar sampah kertas biasa. Kertas daur ulang bisa dijual ke pengrajin sebagai bahan pembuat kerajinan tangan, atau Anda sendiri yang membuat karya seni yang menghasilkan.
Sampah kaleng
 kemasan kaleng yang digunakan untuk barang-barang keperluan sehari-hari. Sementara sumber daya tambang tidak dapat diperbaharui, jika bisa pun butuh waktu ratusan bahkan ribuan tahun untuk membentuknya. Suatu saat bahan tambang tersebut akan habis dieksplorasi. Oleh karena itu, akan bijak jika kita ikut andil dalam gerakan menyukseskan daur ulang. Kaleng baja 100% dapat didaur ulang karena siklus hidupnya tidak akan pernah berakhir.
Sampah botol
Botol beling memiliki nilai tinggi, apalagi masih utuh. Jika sudah tidak utuh akan didaur ulang lagi bersama dengan berbagai jenis kaca lainnya untuk dicetak menjadi botol baru. Harga sampah botol bekas minuman lebih rendah karena bentuknya khusus sehingga pembelinya terbatas perusahaan minuman itu. Botol kecap lebih mahal karena


F.     Waktu Dan Lokasi Pembuatan

Waktu pembuatan miniature ini 05-07 november 2010.pembuatan ini dilaksanakan dirumah salah satu teman kelompok kami yaitu May Shara Sarjan























BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

A. HASIL
Sekarang ini,  banyak sampah-sampah yag berserakan di lingkungan sekitar yang  sangat mencemari lingkungan dan udara, baik sampah yang mudah terurai dan sampah yang sulit terurai dengan sendirinya. 
Anorganik adalah sampah yang paling merusak lingkungan karena sifatnya yang sulit terurai.
·         Sampah anorganik
sampah anorganik adalah sampah yang tidak dapat terurai. misalnya plastic,kaca, kaleng, dll. Beberapa jenis sampah anorganik yang dapat dimanfaatkan adalah :
a.)       Botol aqua plastic
Botol-botol plastik sampah bisa diurai untuk membuat bola-bola karbon yang sangat kuat, yang bisa digunakan dalam pelumas.
Botol bekas minuman yang memiliki bentuk unik dan menarik dapat dipajang sebagai aksesori ruang dengan berbagai gaya dan warna hingga pantas menjadi benda pajangan. Botol bekas yang memiliki bentuk yang unik dapat dijadikan vas bunga atau botol hias saja. Dengan diisi berbagai pasir warna, botol pun akan terlihat semakin unik.
b.)      Pipet .
Pipet  dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan hiasan rumah seperti taplak meja, tirai dll.
c.)       Limbah Kayu
Limbah potongan kayu mirip buah yang diparut kasar. Limbah ini biasanya banyak terdapat di tukang kayu dan sering dibuang begitu saja. Padahal limbah ini memiliki manfaat sebagai bahan dasar kerajinan untuk menghias rumah. Salah satu contoh, rekatkan limbah kayu tersebut ke karton yang sudah Anda bentuk menjadi bingkai menggunakan lem kayu, sehingga menjadi sebuah bingkai yang cantik.
d.)       Tripleks
Tripleks dapat dimanfaatkan menjadi dinding sebuah rumah.
e.)       Sampah kertas
Sampah kertas bisa dikumpulkan menjadi satu bagian yang dipisahkan dari sampah lainnya. Entah selanjutnya dibuang ke tempat sampah atau ke tukang loak, minimal kita sudah memudahkan lagkah pengelola sampah untuk melakukan pengolahan tingkat lanjut. Bisa juga kumpulan sampah-sampah kertas bisa dibuat menjadi berbagai macam jenis kerajinan tangan, seperti kertas daur ulang dan patung.
Sebenarnya masih banyak lagi barang bekas yang dapat dimanfaatkan menjadi berbagai macam kreativitas yang unik dan menarik. Jika ini dibiarkan terus-menerus akan berakibat fatal karena membuat tercemarnya lingkungan karena jenisnya yang sulit terurai.
Dari masalah yang muncul tersebut, timbul pertanyaan di dalam hati kami bahwa apakah barang bekas seperti botol aqua, tripleks, pipet, kayu, dan kertas dapat dijadikan miniatur pohon kelapa ? bagaimana cara pembuatan miniatur pohon kelapa? Dan apakah miniatur pohon kelapa bermanfaat bagi lingkungan ? sehingga dari pertanyaan kami tersebut timbullah ide untuk membuat miniatur pohon kelapa dari sampah-sampah yang biasanya menjadi sampah yang berserakan dapat menjadi sesuatu yang berguna. Miniatur pohon kelapa yang dibuat dari sampah bekas seperti botol aqua, tripleks, pipet, kayu, dan kertas melaui beberapa tahap, yaitu :

·         Tahap 1
Penyediaan bahan dan alat-alat yang dibutuhkan. Seperti botol aqua bekas, pipet, kayu, kertas dll.
·         Tahap 2
Terlebih dahulu kertas direndam dengan lem fox agar kertas tersebut dapat menyatu.
·         Tahap 3
Siapkan tripleks, kemudian taburi kertas yang sudah direndam itu diatas tripleks yang sudah di sediakan, kemudian keringkan di bawah sinar matahari.
·         Tahap 4
Selanjutnya, dibuat miniatur pohon kelapanya dengan menggunakan botol aqua yang digunting serupa dengan daun pohon kelapa, kemudian direkatkan dikayu yang sudah di potong sekitar ± 10cm lalu daun tersebut diberi warna hijau dengan piloks.
·         Tahap 5
Kemudian hiasi kertas yang sudah di jemur di bawah sinar matahari tersebut dengan menaburi kerikil-kerikil kecil.

        Dalam proses pengerjaan karya ilmiah ini, kami menggunakan sampah anorganik sebagai bahan utamanya. Dan dengan kegiatan yang kami ingin lakukan ini bermanfaat bagi masyarakat dan semua kalangan karena dapat mengurangi sampah-sampah yang berserakan dan dapat merusak lingkungan sehingga membuat lingkungan menjadi asri dan dapat mendorong masyarakat sekitar untuk lebih memanfaatkan barang-barang bekas menjadi sesuatu yang unik dan bernilai.

     


  

       Dari hasil kegiatan ini, terjawablah semua apa yang menjadi pertanyaan bahwa ternyata sampah-sampah bekas seperti botol aqua, pipet, tripleks, kayu dan kertas dapat dijadikan sebagai miniatur pohon kelapa dengan melihat langkah-langkah yang sudah teruraikan diatas. Dan pemanfaatan miniatur tersebut akan menjadi pajangan sehingga mempercantik suatu ruangan.




B.     PEMBAHASAN
     Sampah-sampah yang tidak digunakan, dapat kita daur ulang dengan keinginan masing-masing. Salah satunya dengan sampah anorganik yang kami gunakan untuk membuat suatu miniatur. Sebenarnya sampah mempunyai banyak manfaat bagi masyarakat, yaitu dengan mengunpulkan barang-barang bekas dan membuatnya menjadi sesuatu yang bermanfaat. Dengan memanfaatkan kreativitas seseorang, sampah-sampah tersebut dapat diolah dan dijadikan sebagai suatu karya yang menarik dan unik.
Selain itu, dalam kegiatan pengolahan sampah juga memberi manfaat untuk sekolah ataupun siswa karena dapat mengajar siswa tersebut untuk lebih kreativ dan berkreasi.
     Kami membuat miniatur ini, dengan mengutip informasi dari internet. Dalam internet pengolahan limbah kayu menjadi sebuah miniatur gitar. Sebenarnya, miniatur yang kami kutip ini sangat berbeda dengan apa yang ingin kami buat. Miniatur gitar ini memanfaatkan limbah kayu sebagai bahan utamanya sedangkan miniatur yang kami buat memanfaatkan sampah-sampah kayu, kertas, tripleks, botol aqua, dan pipet menjadi miniatur pohon kelapa.  Persamaan antara miniatur gitar yang kami peroleh dari internet dengan miniatur pohon kelapa hanya terletak pada bahan utama yang digunakan dalam miiatur gitar yaitu pada pemanfaatan kayu, dalam miniatur pohon kelapa ini kami juga memanfaatkan limbah kayu sebagai salah-satu bahan pembuatannya, yang kami gunakan untuk membuat batang dari miniatur  pohon kelapa tersebut. 

`                      
Gambar A : miniatur gitar                                                            gambar A : miniatur gitar                                           gambar B : miniatur pohon kelapa                      
















BAB V
KESIMPULAN

KESIMPULAN

Dari hasil penelitian kami, dapat di simpulkan bahwa :
-          Barang bekas seperti botol aqua, pipet, kayu dan tripleks dapat dijadikan miniatur pohon kelapa.
-          Pembuatan miniatur ini dilakukan dengan beberapa tahap:
a.       Penyediaan alat dan bahan yang dibutuhkan
b.      Perendaman kertas
c.       Pengeringan kertas
d.      Pembuatan miniatur pohon kelapa.
-          Hasil karya ini bermanfaat bagi masyarakat yaitu dapat mengurangi sampah-sampah yang berserakan di lingkungan masyarakatdn dapat menambah keuangan keluarga.

SARAN

Berdasarkan karya ilmiah ini beberapa hal yang penting untuk dijadikan bahan pertimbangan dan saran dalam pembuatan karya ilmiah ini, seperti :
Secara umum :
A.    Kami menyarankan agar dilakukan penelitian mengenai sampah-sampah yang dapat di daur ulang kembali.
B.    Kami menyarankan agar masyarakat dapat lebih berkreasi dalam pengolahan sampah yang dapat menghasilkan barang yang bermutu, sehingga dapat membantu prekonmian masyarakat.
C.    Kami menyarankan agar limbah-limbah kertas, kayu, serta botol plastik yang tidak terpakai sebaiknya diolah kembali menjadi sesuatu yang berguna.

Secara khusus :
A.   Kami menyarankan agar guru atau pembimbing agar bisa memberi arahan kepada siswanya untuk memanfaatkan sampah.
B.  Kami menyarankan agar siswa dapat mempelajari cara-cara pengolahan sampah sehingga dapat mengurangi penumpukan sampah di lingkungan


 










DAFTAR PUSTAKA

Herlina Sulaiman, Dra. 2010/2011. Penuntun Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Remaja (KIR). Makassar

http : //www.google.com

http : //www.tigaserangkai.com












LAMPIRAN (FOTO-FOTO)

   



  



BIODATA PENULIS

Nama                      : Nur Asyia Arifuddin
Kelas                      : XII ipa 3
No.Urut                  : 27
Agama                    : Islam
Tempat,tanggal lahir : Makassar, 04 september 1993
Hobby                     : Nonton film
Cita-cita                 : Dokter gigi
Kesan                      : susah tapi alhamdulillah selesai
Pesan                      : TERUS BERKREASI!


Nama                      : Mardyana Mardin
Kelas                      : XII IPA 3
No.urut                   : 18
Agama                    : Islam
Tempat,tanggal lahir : Makassar, 18 oktober 1993
Hobby                     : Dengar musik dan menonton
Cita-cita                 : Jadi seorang akuntan professional
Kesan                      : Rumit tapi menyenangkan
Pesan                        : Jadilah seseorang yang selalu kreativ dalam    segala hal apapun serta janganlah mudah putus asa dalam memecahkan suatu masalah.



Nama                        : Mayshara Sarjan
Kelas                        : XII IPA 3
No.Urut                    : 21
Agama                      : Islam
Tempat,tanggal lahir  : Makassar, 09 januari 1994
Hobby                       : Dengar musik dan menyanyi
Cita-cita                   : Pengennya sih jadi dokter.....yah.............tapi liat nantilah.
Kesan                        : Pusing, tapi alhamdulillah hasilnya bisa memuaskan.
Pesan                         : Janganlah berhenti untuk menjadi orang yang selalu berkreativitas karena masing-masing diri seseorang mempunyai bakat tersendiri.









































4 komentar:

  1. hebat. bos.. mungkin akan lebih memikat kalau gamab-gambar produk nya di tampilkan lebih banyak kali ya....

    BalasHapus
  2. it's realy helpfull.thankz a lot

    BalasHapus
  3. tidak ada gambar yg tertara pada sekeripsi tersebut jadi orang bosan dan gak berminat untuk membaca dan membukax

    BalasHapus